5 Tips Kembangkan Bisnis dengan Komunitas Online

Sejauh ini, banyak orang beranggapan bahwa branding hanya berkutat pada merek atau nama dagang dari sebuah produk, jasa atau perusahaan. Namun sebenarnya, pengertian branding tidak hanya berhenti sampai di situ saja. Semuanya yang berkaitan dengan hal-hal yang kasat mata dari sebuah merek; mulai dari nama dagang, logo, ciri visual, citra, kredibilitas, karakter, kesan, persepsi, dan anggapan yang ada di benak konsumen, itu merupakan bagian dari branding.

 

Ya, langsung saja ke topik utama: Bagaimana sih cara membangun branding (komunitas sosial) agar tepat sasaran?

  1. Pahami Jaringanmu

Buatlah sebuah komunitas sosial yang di dalamnya berisi orang-orang yang loyal terhadap produk yang kamu kembangkan. Ya, semua penyedia jasa atau perusahaan yang sukses itu memiliki karateristik yang hampir sama. Mereka otentik, konsisten, dan mampu merumuskan visi dan misi mereka dalam pesan yang relevan. Oleh karenanya, kuasailah topik ini. Kamu dituntut untuk benar-benar memahami produk yang kamu tawarkan. Maka dengan begitu, kamu bisa menciptakan penggerak loyal dari komunitas sosial yang telah kamu bentuk.

  1. Kamu Harus Memiliki Target

Saat ini, perkembangan teknologi sudah semakin pesat. Manfaatkanlah jejaring digital untuk merambah target yang lebih luas. Oleh karena itu, strategi digitalmu juga harus memiliki dampak yang jelas dan terukur. Sebelum mengimplementasikannya, penting untuk menentukan hal apa saja yang menjadi variable keberhasilan dari strategi digitalmu. Apakah strategi yang kamu terapkan sudah sesuai pada visi yang telah kamu tentukan atau masih jauh dari target?

  1. Bagikan Konten dalam Bentuk Video

Kehadiran Youtube dan IGTV terbukti ampuh untuk menggaet para konsumen. Baik youtube maupun IGTV, keduanya sama-sama menyediakan media untuk mengedukasi calon konsumen. Selain itu, dengan memanfaatkan kedua media tersebut, maka kamu berpeluang untuk memperkenalkan produk secara lebih luas dan berpotensi untuk viral. Ya, selain terbukti membuat ikatan emosi yang lebih tinggi daripada konten dalam bentuk gambar dan tulisan, konten video juga lebih diutamakan visibilitasnya oleh platform media sosial dan mesin pencari. Artinya, dengan hal itu, maka akan semakin tinggi pula kemungkinan isu sosialmu menjadi dikenal publik.

  1. Ciptakan Komunikasi yang Baik

Aspek terpenting untuk menjaga loyalitas adalah dengan merumuskan alur pengalaman yang menarik dan visual yang memikat bagi target audiensmu. Kamu dituntut untuk membuat konten yang mereka inginkan. Caranya? Lakukanlah riset untuk mendapatkan data mengenai hal-hal yang diinginkan audiensmu. Atau setidaknya, buatlah konten yang bermanfaat dan selalu mengikuti perkembangan yang ada. Ya, kamu memang selalu dituntut untuk mengikuti isu-isu atau kabar yang sedang menjadi trending topic. Hal itu perlu kamu lakukan agar komunitas sosial yang telah kamu bentuk tidak berpaling darimu. Hihihi…. Ini adalah salah satu cara komunikasi yang baik, selain juga membalas satu-per-satu DM yang masuk di akun sosmed-mu.

  1. Digital Marketing

Bangun strategi komunikasi secara terintegrasi melalui berbagai platform digital seperti website, social media, mobile app, email, dan masih banyak lagi. Ini penting untuk kamu lakukan, mengingat, semua orang kini sudah beralih menggunakan teknologi digital. Optimasi digital marketingmu dengan strategi taktis, kreatif, dan terukur untuk membangun interaksi yang lebih tinggi.

Oke, sementara sampai di sini dulu, ya.
Semoga bermanfaat!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat