6 Tips Foto Makanan Buat Kalian Para Food Hunter

Dalam semua bidang fotografi, baik itu fotografi makanan maupun fotografi produk, pasti membutuhkan proses agar memperoleh hasil yang maksimal dalam setiap pemotretannya. Tak perlu berlama-lama, kali ini kami akan membahas teknik Food Photography yang sudah cukup familiar di telinga kita. Ya, teknik penggambilan gambar Food Photography sering disebut gampang-gampang susah untuk dilakukan. Kenapa? Karena hal ini harus direncanakan dan disusun dengan rapi agar memberikan hasil yang baik. Itulah sebabnya, sebagian orang menyerah untuk melakukannya.

Nah, berikut ini adalah tips/ cara penggambilan gambar food photography yang bisa Anda praktikkan sendiri. Selamat mencoba

  1. Cari Angle yang Tepat

Ada begitu banyak foto makanan dengan angle/ sudut foto yang sama. Terkadang prinsip ini berjalan dengan baik, tetapi pandangan yang kreatif justru tampil dengan cara yang berbeda. Artinya, beragam angle yang berbeda akan memunculkan hasil yang berbeda pula, dan itu akan berdampak dengan pilihan gambar yang lebih variatif. Angle klasik biasanya hanya menampilkan gambar yang terlihat lurus dari atas ke bawah. Meskipun menarik, cobalah untuk tidak menggunakan hal ini sebagai tampilan default karena angle seperti ini mungkin akan membuat Anda kehilangan sesuatu dalam menyoroti elemen penting dari suatu makanan.

Sama halnya memotret manusia, hal yang sama juga berlaku untuk makanan. Manfaatkan setiap momen dan angle di setiap area pemotretan yang ada untuk menciptakan kualitas foto yang menarik. Memang tidak bisa dimungkiri bahwa konsep yang telah tersusun rapi pada pikiran Anda tidaklah selalu menghasilkan foto-foto yang terbaik. Itulah sebabnya, janganlah menggunakan satu angle dalam pemotretan.

  1. Perlihatkan Bahan Dasar Makanan

Agar foto Anda tampak lebih berkesan, cobalah untuk menambahkan ornamen yang ada dalam bahan dasar makanan tersebut. Seperti buah stroberi dalam kue pai, atau daun mint dalam segelas minuman. Tambahan ornamen visual tersebut akan memberikan hasil yang menyenangkan untuk dilihat karena perpaduan warna yang lebih harmonis. Tapi perlu diingat, Anda pun harus memerhatikan warna-warna yang pas untuk subjek foto Anda. Dan itu tidak boleh sembarangan.

  1. Optimalkan Pencahayaan

Pentingnya pencahayaan dalam fotografi memang tidak bisa dimungkiri. Jika cahaya yang ada dalam tempat pemotretan terlalu besar, maka hal itu juga tidak baik. Itulah sebabnya, mencari alat dalam mengontrol cahaya akan sangat membantu meningkatkan kualitas food photography Anda. Pun sebaliknya, jika Anda menggunakan cahaya dalam jumlah yang sedikit, maka foto yang dihasilkan jadi kurang maksimal. Kenapa? Karena cahaya itu memerlukan porsi yang tepat. Ingat, cahayalah yang memberikan atmosfir kehidupan dalam setiap foto Anda. Jadi, pastikanlah bahwa cahaya yang Anda gunakan tidaklah terlalu besar ataupun terlalu sedikit sehingga orang-orang tidak akan berpaling dari foto Anda.

Nah, jika Anda melakukan pemotretan dengan menggunakan cahaya langsung dari sinar matahari, maka gunakanlah diffusor untuk meningkatkan kualitas daripada cahaya tersebut.

  1. Memadukan Warna Makanan

Warna yang terkesan norak atau berlebihan akan membuat semua foto terlihat mencolok. Namun, ini bukan berarti bahwa Anda tidak bisa mendapatkan gambar yang baik dengan menggabungkan warna-warna yang ada. Terlepas dari fakta bahwa tidak semua tempat dapat memberikan hasil yang baik dalam pemotretan, maka pastikan bahwa Anda telah mempertimbangkan komposisi pencahayaan yang akan Anda gunakan dalam menutupi setiap elemen/ unsur pemotretan yang hilang, yang biasanya memberikan efek signifikan pada setiap gambar.

Kombinasi dari berbagai macam warna yang sesuai dan tepat dapat meningkatkan kualitas foto. Itulah sebabnya, perhatikanlah perbedaan dari setiap komponen yang ada dalam setiap makanan dan tempatkanlah hiasan atau alat-alat makan yang memiliki kontras bagus dengan subjek. Sebagai tambahan, pengaturan komposisi yang tepat dan benar akan memberikan daya tarik yang luar biasa pada food photography. Karena itu, jadilah bijak dalam menentukan kombinasi warna yang hendak digunakan.

  1. Perhatikan Momen Saat Pengambilan Gambar

Untuk memotret makanan, tentu Anda tidak boleh asal-asalan. Makanan yang masih panas punya batas waktu tertentu untuk dipotret. Itulah sebabnya, manfaatkanlah waktu sebaik mungkin. Misalnya, jika Anda ingin mengambil gambar dengan menggunakan subjek seperti sup dengan tampilan uap yang masih hangat, maka aturlah pengaturan kamera Anda sebelumnya dan pastikan bahwa alat peraga atau elemen pendukung lainnya sudah disiapkan. Karena jika persiapan yang Anda lakukan tepat waktu, maka Anda akan memperoleh hasil yang memuaskan. Sebagai tambahan, jika latar belakang yang gelap tidak tersedia pada saat pemotretan, maka gunakanlah cahaya tambahan atau reflector untuk memberikan penerangan yang cukup untuk subjek makanan Anda.

  1. Makanan dengan Porsi yang Sedikit

Dalam Food Photography, porsi makanan cukup memengaruhi hasil foto yang Anda buat. Porsi makanan dalam jumlah yang sedikit akan membawa lebih banyak perhatian pada makanan itu sendiri. Di samping itu, porsi makanan yang sedikit memberikan gambaran yang menarik dari sebuah makanan. Karena itu, berikanlah ruang yang cukup bagi audiens untuk melihat-lihat objek dari setiap foto makanan yang Anda buat. Ingat, semakin banyak komponen yang Anda tampilkan dalam foto, maka Anda bisa membuat gambar jadi kurang fokus. Itulah sebabnya, pertahankan kesederhanaan makanan yang ingin Anda tampilkan untuk memberikan hasil yang menarik dan menakjubkan.

Itulah 6 tips Food Photography yang bisa Anda terapkan. Selamat mencoba!

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat