4 Alasan Video Motion Graphic Cocok untuk Company Profile

Kini makin sering kita jumpai perusahaan-perusahaan yang menyampaikan gagasan dengan cara yang unik. Salah satunya dengan menggunakan motion graphics—gabungan antara komunikasi visual dengan penceritaan melalui gerak dan suara. Dengan menggunakan motion graphic, kita bisa membuat video explainer atau bahkan company profile yang menarik. Sehingga kita bisa mengandalkannya untuk meraih perhatian lebih dari pengguna internet secara luas. Mengingat pula, motion graphic kini cukup diminati banyak kalangan sebab menawarkan hal yang berbeda.

Pertanyaannya, apakah motion graphics sama dengan animasi kartun? Ya, hampir sama. Bisa dibilang juga bahwa motion graphic merupakan video yang dianimasikan. Video ini bisa berbentuk animasi 2D, 3D, hingga format GIF yang sering kita temui di Instagram maupun Whatsapp. Namun, kini motion graphics paling banyak mengambil gaya animasi 2D minimalis dengan paduan warna-warna yang menarik.

Oke langsung saja. Pada artikel kali ini, Canting Kreatif akan membahas alasan kenapa motion graphics bisa menjadi pilihan tepat untuk company profile perusahaan kamu.

Lebih Simpel dan Mudah Diingat

Seiring perkembangannya, kini motion graphics dapat disajikan dengan beragam gaya. Salah satu hal yang dapat diunggulkan dari motion graphics adalah, meski hanya dengan tampilan grafis yang sederhana, kamu bisa menyampaikan data yang rumit agar jauh lebih mudah dimengerti. Sehingga, pesan yang ingin kamu sampaikan jadi lebih mudah diingat. Lagipula, siapa sih yang tak suka melihat tampilan company profile dalam bentuk motion graphics yang menarik?

Semua Hal Jadi Mungkin dengan Motion Graphics

Keunggulan lainnya adalah, video motion graphics menyediakan kemungkinan yang tak terbatas. Ya, dengan bantuan animasi, kamu bisa membuat benda mati mampu berbicara, atau membuat hewan bisa leluasa bergerak sesuai dengan keinginanmu, hingga gedung perkotaan yang bisa berubah-ubah bentuk, dan berbagai kemungkinan naratif lainnya. Selain itu, motion graphics juga bisa membuat hal yang tadinya tampak tak mungkin, menjadi mungkin.

Biaya yang Relatif Terjangkau

Tentu, biaya untuk membuat video motion graphics akan lebih terjangkau jika dibandingkan dengan pembuatan live action video. Sebab dari segi teknis, live action video membutuhkan peralatan dan sumber daya yang lebih banyak, sementara motion graphics dapat dikerjakan hanya dalam ruangan saja. Ya, meski sebenarnya proses kreatif keduanya memiliki porsi yang sama, tapi intinya, jika kamu sedang ingin membuat video yang bagus namun hanya memiliki dana terbatas, motion graphics bisa jadi salah satu pilihanmu. Apalagi, membuat motion graphics kini semakin mudah dengan canggihnya aplikasi. Salah satunya dengan menggunakan Adobe After Effects.

Lebih Efektif dan Fleksibel

Tidak seperti gambar film yang tidak bisa diubah-ubah kecuali warnanya, motion graphics dapat diubah dan dipilih sesuai dengan kebutuhan, karena seluruh aset dalam motion graphics dibuat dari nol. Kemudahan ini sangat cocok untuk rebranding atau untuk membuat marketing kit yang berbeda di setiap bulannya. Fakta menarik lainnya adalah, kebanyakan video motion graphics dibuat dengan durasi 30 detik hingga 3 menit. Dengan durasinya yang pendek, video motion graphics sangat cocok dipasang di media sosial, seperti halnya Facebook menyebutkan bahwa menonton 10 detik saja dari motion graphics, maka brand awareness dapat lebih ditingkatkan. Ya, semua itu bisa didapatkan karena motion graphics menggabungkan audio-visual dan copywriting, sehingga pesan yang akan disampaikan jadi lebih efektif.

Itulah 4 alasan kenapa motion graphics bisa jadi bahan pertimbangan untuk membuat company profile. Dengan motion graphics, maka pesan yang rumit dapat dijelaskan hanya dalam hitungan detik.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat